Risda Agustina

Just another Blog Civitas UPI site

makalah dasar tik

December27

Makalah kelompok 2 PGSD 5A

ICT dan Pendidikan

November19

        Pada kurikulum 2013 telah dijelaskan bahwa pembelajaran menerapkan prinsip siapa saja adalah guru, siapa saja adalah siswa dan di mana saja adalah kelas. Oleh karena itu, pemanfaatan ICT diperlukan dalam rangka efektivitas dan efisiensi pembelajaran. Artinya, tidak menutup kemungkinan di tahun-tahun yang akan datang, materi, tugas dan ditransfer melalui ICT.

Perkembangan ICT di dunia sangat cepat, dari waktu ke waktu. Perkembangan ICT tersebut tentunya menjadi potensi yang sangat besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Karena teknologi informasi menyimpan informasi tentang segala hal yang tak terbatas, maka hal ini dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pengembangan pendidikan yang tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu.

Tentunya hal tersebut akan menjadi tantangan besar bagi guru karena dituntut untuk mengerti, memahami, mengoperasikan, dan mengeksplor ICT dengan baik sehingga dapat diaplikasikan dalam pembelajaran. Di samping itu, guru harus berpikir lebih kreatif, inovatif, dan berwawasan luas sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran.

Manfaat ICT dan Penerapan ICT Dalam Dunia Pendidikan

Hasil penelitian Kurniawati et,al (2005) menunjukan bahwa pada umumnya pendapat guru dan siswa tentang manfaat ICT khususnya edukasi net antara lain :

  • Memudahkan guru dan siswa dalam mencari sumber belajar alternatif,
  • Bagi siswa dapat memperjelas materi yang telah disampaikan oleh guru, karena disamping disertai gambar juga ada animasi menarik,
  • Dapat berlatih soal dengan memanfaatkan uji kompetensi,
  • Cara belajar lebih efisien,
  • Wawasan bertambah,
  • Meringankan dalam membuat contoh soal,
  • Mengetahui dan mengikuti perkembangan materi dan info-info lain yang berhubungan dengan bidang studi, Membantu siswa dalam mempelajari materi secara individu selain disekolah,
  • Membantu siswa mengerti ICT.

Berbagai manfaat diatas adalah penerapan ICT di sekolah antara murid dengan guru.

Pembelajaran Berbasis TIK (e_Learning)

Cisco (2001) menjelaskan filosofis e-learning sebagai berikut.

Pertama, e-learning merupakan penyampaian informasi, komunikasi, pendidikan, pelatihan secara on-line.

Kedua, e-learning menyediakan seperangkat alat yang dapat memperkaya nilai belajar secara konvensional (model belajar konvensional, kajian terhadap buku teks, CD-ROM, dan pelatihan berbasis komputer), sehingga dapat menjawab tantangan perkembangan globalisasi.

Ketiga, e-learning tidak berarti menggantikan model belajar konvensional di dalam kelas, tetapi memperkuat model belajar tersebut melalui pengayaan content dan pengembangan teknologi pendidikan.

Keempat, Kapasitas peserta didik amat bervariasi tergantung pada bentuk isi dan cara penyampaiannya. Makin baik keselarasan antar konten dan alat penyampai dengan gaya belajar, maka akan lebih baik kapasitas peserta didik yang pada gilirannya akan memberi hasil yang lebih baik.

Hello world!

November5

Welcome to Blog Civitas UPI. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!